SISTEM INFORMASI


          Pada artikel kali ini penulis akan membahas tentang Sistem Informasi. Sistem Informasi merupakan salah satu hal paling diperlukan dalam suatu perkembangan di zaman IT seperti sekarang ini. Sebelum mengupas Sistem Informasi , alangkah baiknya jika kita milirik apakah itu Sistem Informasi.
“Sistem informasi merupakan sebuah sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan berbagai kebutuhan proses pengolahan transaksi harian, membantu & mendukung seluruh kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi & membantu memperlancar penyediaan laporan yang dibutuhkan.” Menurut salah satu pakar di dunia teknologi Erwan Arbie.
Jadi menurut penjelasan di atas sistem informasi adalah hal yang sangat sulit dipisahkan dalam suatu proses yang terjadi dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Sistem Informasi harus memenuhi beberapa syarat, seperti :
1.    Bersifat manajerial
Maksud dari bersifat manajerial adalah bagaimana jalannya sistem tersebut sehingga dapat melakukan fungsi manajer dalam organisasi , sehingga dapat menunjang efektifitas dan efisiensi dalam organisasi.
Adapun fungsi manajerial yang haruus diemban adalah

a.   Fungsi pengawasan
Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu kegiatan dari seorang manajer adalah melakukan pengawasan terhadap jalannya proses yang ada di dalam suatu organisasi. Pengawasan bertujuan untuk mengurangi terjadinya kendala atau masalah teknis yang sering terjadi dalam bagan proses di suatu sistem. Hal ini merupakan fungsi yang tidak dapat dipisahkan jika sistem ingin berjalan dengan baik.


b.   Fungsi penjagaan kualitas

Penjagaan kualitas merupakan fungsi yang dijalankan ketika seorang manajer menerapkan SOP atau standart operational procedure terhadap karyawan mereka. Hal ini bertujuan untuk menjaga kulitas produk. Biasanya fungsi ini tidak jauh berbeda dengan fungsi pengawasan dalam perusahaan.

c.   Fungsi perencanaan

Ketika suatu produk terjual ke pasar luas, manajer perlu feed back atau timbal balik mengenai produk tersebut. Apakah produk tersebut dinilai telah memenuhi keinginan pasar atau belum , terkadang feedback ini berbentuk saran dari cusomer atau complain langsung yang ditujukan customer kepada yang bersangkutan . Setelah mendapat complain , perusahaan yang inovatif akan membuat sebuah perubahan kecil maupun signifikan terhadap produk tersebut. Perubahan ini bertujuan untuk pencapaian kepuasan pelanggan mereka agar para customer tidak nerpaling dari perusahaan mereka.

                 Dalam melakukan perubahan signifikan atau kecil itu diperlukan inovasi khususnya dari bidang produksi yang menyakup manajer kelas biasa hingga general manager untuk menemukan solusi terbaik. Usulan dari setiap bagian akan membantu proses inovasi tersebut dan penentuan langkah bagaimana agar lebih baik kedepannya. Tentu jika sistem dalam perusahaan itu bekerja dan berintergrasi dengan baik akan sangat mudah bukan ?

d.   Fungsi penerapan

Dalam suatu proses akan ada terjadinya penerapan inovasi atau rancangan dari stake holder agar produk tersebut bersifat inovatif. Dalam penerapan biasanya akan terjadi kendala antara kondisi lapangan dan dengan hal hal yng diingkan oleh para petinggi untuk di aplikasikan ke dalam produk mereka. Dalam hal ini fungsi manajerial akan sangat berperan serta dalam menurangi kendala atau masalah yang terjadi di dalamnya . Sehingga rencana atau rancangan yang telah di buat dapat diaplikasikan secara maksimal dan terjadi hubungan yang interaktif antara petinggi perusahaan dan pekerja.

2.    Intergrasi
Syarat paling mutlak dalam penggunaan sistem informasi adalah harus bisa menyataukan atau mengintegrasikan antar seluruh pihak atau bagian dari suatu organisasi. Bentuk pengintegrasian ini bertujuan untuk mempermudah proses pekerjaan atau pengelohaan data dari suatu sistem informasi yang dibutuhkan oleh para petinggi atau stake holder dari perusahaan itu. Sehingga dengan terintregasinya semua bagian dapat memprmudah menyatukan pekerjaan dan lebih efisien dalam penggunaan waktu dengan tujuan yang sama dari suatu organisasi.
3.    Mampu mengelola data
Data mentah atau yang biasa disebut dengan RAW data harus bisa ditranformasikan ke dalam bentuk informasi yang dibutuhkan agar dapat membuat semua bagian berkesinambungan. Bentuk pengolahan data berisi tentang :

1.    Input

Data mentah dari lapangan dan dari sumber lain dimasukkan ke dalam sistem untuk dipilah antara data yang dibutuhkan dan data yang tidak di perlukan oleh organisasi. Data tersebut dapat berupa grafik , diagram maupun feed back langsung dari customer yang akan dimasukkan dan selanjutnya akan di olah oleh perusahaan.

2.    Proses

Data yang telah dipilah dan dimasukkan selanjutnya akan di proses dan di rangkai agar dapat memberi informasi atau mempermudah dalam pembacaan yang sebelumnya merupakan data raw atau data mentah. Data yang diproses berguna untuk kelas general manager dan para top manager yang berisi CEO dan lainnya. Dengan kata lain proses merupakan pengolahan data yang menjadikan data mentah menjadi sebuah informasi yang digunakan untuk menentukan langkah ke depannya dari suatu organisasi.

3.    Output
Output berisi tentang hasil pengolahan data yang telah berisi informasi. Sehingga suatu sistem informasi jika telah melakukan 3 proses tersebut dapat dikatakan bahwa sistem informasi itu layak untuk digunakan.
4.    Decision support

Sistem yang bagus adalah sistem yang mampu membantu penggunanya untuk mengambil keputusan. Ada beberapa metode pengambilan keputusan diantaranya dengan basis data dan matematika. Jika dengan matematika sistem akan mengelolah bentuk data yang bersifat numerik atau sering di sebut dengan interger dalam bahasa pemrograman. Setelah data diolah biasanya sistem akan memberi prioritas aktivitas atau kegiatan apa yang akan dilakukan di langkah selanjutnya. Hal ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan karena tanpa harus membandingkan manual yang lebih beriisiko luput atau kurang teiti ketika melihat data numeri. Contoh study kasusnya adalah
            Penerimaan karyawan di perusahaan a memakai sistem informasi dan penerimaan karyawan  di perusahan b tidak menggunakan sistem informasi . Lalu ada tiga pelamar anggap saja si x , si y dan si z. Si x adalah seorang lulusan fresh graduate dari perguruan tinggi negeri berakreditasi a baik prodi maupun institusinya, indeks prestasi kumulatif 3.5 dengan waktu lulus 3 tahun 7 bulan menambil jurusan teknik informatika. Lalu si y dengan jurusan yang sama namun lulus 1 tahun lebih dahulu daripada si x dan bekerja di perusahaan besar namun perbedaanya adalah si y merupakan lulusan perguruan tinggi swasta yang memiliki reputasi baik setara negeri dengan akreditasi a pada prodi dan institusinya. Mampu lulus dengan waktu 4 tahun, dengan ipk 3.4 . kemudian yang terakhir si z , si z merupakan lulusan mahasiswa di suatu pts , tidak memiliki pengalaman kerja dan lulus dengan ipk 3.75 masa study 3 tahun 8 bulan. Tempat kuliah si z memiliki reputasi yang buruk karena memiliki akreditasi b dan institusi b .
            Lalu ketiganya mendaftar kepurasahaan a. Yang akan menjadi prioritas perusahaan a adalah akreditisi prodi dan institusi a dan merupakan orang yang berpengalaman di dunia kerja sebelumnya, tidak memperhatikan seberapa lama dia berkuliah namun melihat ipk. Dari akreditasi a akan mendapat poin 5 berkurang 2 hingga c, Lama pekerjaan setiap satu tahunnya dengan bidang yang sama yang akan di ambil di perusahaan a akan mendapat 3 poin dan  ipk cum laude akan mendapat 4 poin berkurang 1 sampai minimal ipk 2.0.
            Perhitungan otomatis akan menunjukan prioritas poin nya :
a.    Si x :    5 poin untuk kuliah di institusi dengan akreditasi a
5 poin untuk kuliah di prodi dengan akreditasi a
0 poin untuk pengalaman kerja
4 poin untuk cum laude
Total 14 poin

b.    Si y :    5 poin untuk kuliah di institusi dengan akreditasi a
5 poin untuk kuliah di prodi dengan akreditasi a
3 poin untuk pengalaman kerja
2 poin untuk ipk 3 namun tidak cum laude
Total 15 poin unggul 1 poin dengan x
c.    Si z :    4 poin untuk kuliah di institusi dengan akreditasi b
4 poin untuk kuliah di prodi dengan akreditasi b
0 poin untuk pengalaman kerja
4 poin untuk ipk cum laude
Total 12 poin
            Dengan perhitungan otomatis dengan ketentuan tertentu akan langsung dapat diketahui prioritas dari atas hingga bawah . bayangkan di perusahaan b yang masih manual jika kebanjiran pendaftar solusi apa yang tepat selain decision support system?
TUJUAN
Tujuan menurut ahli :


1. Menurut Mc Leod
“Untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi”.
Tujuan yang petama adalah untuk mengumpulkan dan menampilkan informasi . informasi yang telah terkumpul akan disajikan secara struktural dan ditampilkan pada siapa yang membutuhkan informasi tersebut dalam suatu orgasnisasi atau perusahaan.
2. Menurut Tata Sutabri, Kom., MM
“Mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi manajerial organisasi dalam kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan”.
Tujuan yang kedua adalah mencukupi kebutuhan pengolahan transaksi harian. Dalam hal ini yang di butuhkan dari sistem adalah informasi , informasi itu akan disalurkan yang kemudian berguna dalam penggunaan transaksi harian.

3. Menurut Erwan Arbie
“Mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan dan dukungan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu memfasilitasi penyediaan laporan yang diperlukan.”
Point selanjutnya adalah untuk mengintegrasikan aspek yang terdapat dalam perusahaan itu. Sehingga dengan menyatunya antra fungsi keuangan dan mekanisme diharapkan mampu memenuhi kebutuhan informasi dan pasar yang terus meningkat.
4. Menurut Tafri D. Muhyuzir
“Data yang dikumpulkan, diklasifikasikan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi entitas terkait tunggal dan mendukung satu sama lain sehingga menjadi informasi berharga bagi mereka yang menerimanya.”
Yang selanjutnya adalah bagaimana caranya agara informasi yang telah diolah dalam suatu sistem dapat menjadi pendukung disetiap entitas yang ada dalam perusahaan sehingga kemudahan informasi akan juga dapat meringankan pekerjaan entitas tersebut.
5. Menurut O’Brien
“Kombinasi dari setiap unit dikelola orang (orang), hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), jaringan komputer dan jaringan komunikasi data (komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi tentang yang bentuk organisasi.”
Bentuk pengintegrasian dari setiap unit antara pengguna dan perangkat yang menyatu bertujuan untuk melakukan manipulasi data yang ada dalam suatu sistem informasi yang memiliki cara kerja sepeti suatu sistem basis data .
6. Menurut Leitch Rosses
“Mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung kegiatan operasi, manajerial dan strategis dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”
Suatu mitra kerja yang terikat dari perusahaan satu dengan lain harus memiliki informasi apa saja yang mereka butuhkan dan bagaimana pemenuhan kebutuhan pasok dari perusaahan satu terhadap yang lain dapat terpenuhi.

7. Menurut Lani Sidharta
Serangkaian terpadu komponen – komponen dan manual bagian – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, mengolah data, dan menghasilkan informasi bagi pengguna.
Komponen yang terintegrasi dalam sistem akan mempermudah komputasi dari manupulasi data untuk pembenrtukan informasi baru yang berguna untuk user yang mengakses dari dalam sistem.
8. Menurut Gordon B. Davis (1991: 91)
Sistem yang menerima input data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.
Instruksi dari setiap level pengguna berbeda. Hal ini yang menjadi tuntutan dari suatu sistem agar dapat mengolah data dengan baik dan memenuhi permintaan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna. Contoh terdapat seorang database admin , system analyst, user biasa dan programmer , serta networking. Untuk seorang database admin akan diperlukan bentuk grafik atau metode database penjualan atau berapa banyak jasa dalam perusahaan tersebut digunakan. Selanjutnya adalah system analys , system analis hanya membutuhkan data dari setiap pekerjaan yang dikerjaan oleh kelompok it untuk di analisa letak bug atau error dalam suatu sistem , bisanya seorang system analis adalah orang yang telah berpengalamn dalam dunia IT sehingga dapa di katakan kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh sistem analis lebih besar dari yang lain. User biasa , user hanya dapat melihat overview dari product yang akan mereka ambil , jadi seorang user biasa jika digambarkan dalam bentuk seberapa program harus memberinya hak acces adalah public. Hanya data yang bersifat publikasi yang dapat dilihat dari seorang user biasa. Hal ini di karenakan kemampuan user untuk dapat menelaah kemajuan IT sangat berbeda dengan yang lain . Umunya seorang user hanya menggunakan fasilitas yang ada dan jarang yang bisa mengembangkan yang telah dibuat di dalam sistem. Yang selanjutnya programmer ,seorang IT programmer atau dalam bahasa indonesianya adalah pembuat program bekerja setelah mendapat data dari database yang ingin ditampilkan danpermintaan dari client yang telah dirancang ulang oleh system analis yang selanjutnya akan di buatkan suatu program user interface agar dapat di akses oleh user biasa yang kemudian akan di teruskan dan di hubungkan oleh network agar dapat bekerja dalam sistem secara berkesinambungan dan kontinunitas, umumnya program yang dibuat oleh nya memiliki kendala pada waktu usang program tersebut , ketika program usang seorang programmer mau tidak mau akan membuat program ulang dana akan menjelaskan pada para pekeja bagaimana program tersebut berjalan dan manfaat pembaruan yang telah dibuatnya. Yang terakhir adalah networking, admin networking menggabungkan program dengan data base yang selanjutnya di hubungkan ke server agar suatu sistem informasi memiliki ke flexible an dalam penerapannya dan penggunaannya. Kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh networking bersifat protected artinya hanya orang IT dalam sebuah sistem yang bisa mengaksesnya , kebutuhan informasinya berupa seberapa luas area sistem tersebut di jalankan apakah LAN,WAN,atau MAN. LAN merupakan ruang lingkup yang kecil dapat dikatakan hanya digunakan dalam perusahaan itu. Singkatan dari LAN adalh local area network yang berarti hanya daerah disekitar network yang dapat mengakses sistem tersebut. Namun untuk urusan maintance dan perbaikan kendala lainnya hal ini paling bisa di handle.
9. Menurut John F. Nash (1995: 8)
“Kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.”
Kemudahan dalam pengaksesan sistem adalah hal yang mutlak untuk diperhatikan karena dengan mudahnya akses akan memudahkan user untuk melakukan take and give. Take and give di sini bermaksud untuk melakukan share informasi yang di kelola agar bagaian lain mengetahuinya contoh penerapannya mirip dengan github , github merupakan site yang berisikan sekumpulan programmer yang bebas melakukan editing source code dari programmer lain atau menyatukan hasil pekerjaan mereka dalam sebuah project untuk mempermudah pembagian kewenangan dalam proyek tersebut. Contoh terdapat seorang pengembang layout dan programmer , pengembang lay out tersebut meminta programmer untuk membuat aplikasi yang hany berisikan terminal atau cmd. Setelah aplikasi selesai , aplikasi tersebut akan di download oleh pengembang lay out untuk di tambahkan source code nya agar aplikasi tersebut memiliki user interface yang kemudian disebar luaskna ke pasaran.
10. Menurut Kertahadi (2007)
“Untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dalam perencanaan, memulai, pengorganisasian, operasional sebuah perusahaan yang melayani sinergi organisasi dalam proses mengendalikan pengambilan keputusan.”
Organisasi dalam sutu informasi yang telah terintergrasi akan mempermudah perencanaan dan operasional perusahan yang bertujuan untuk peningkatan efisiensi baik waktu maupun uang dan tingkat keefektifitas yang bertambah dengan bantuan sistem tersebut.
11. Menurut Rommey (1997: 16)
“Untuk mengumpulakn, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan terorganisir cara untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi dengan cara yang suatu organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.”
Informasi yang diolah sistem sebaiknya di pilah manakan yang akan di publikasikan dan manakah yang akan menjadi rahasia dalam sebuah perusahaan sehingga sangat diperlukan pengendalian oleh sistem informasi yang ada , dengan hal ini akan memperkecil bocornya informasi ke tangan kompetitor untuk menyangi produk baru perusahaan yang memakainya.













Sumber :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rhinitis Alergi

Skylake GTA V

high GTA V